Sunday, June 7, 2015

Kerusakan Monitor CRT dan Solusinya



1. Flyback kerja tapi layar gelap
• Cek jalur heater (filamen tabung / lampu tabung), biasanya retak solderannya.
• Cek jalur G2 (biasanya retak solderannya)
• Ganti C keramik tegangan tinggi (1600-2000v)di G2 yang berfungsi sebagai pembuang muatan lebih. C ini kelihatan tidak rusak tapi sebenarnya sudah berubah kapasitasnya. Letaknya di blok RGB / blok video.
• Tabung rusak / lemah. Solusinya paling bagus di ganti dengan tabung lain yang OK.

Samsung 14 synmaster / SPC 14 dan 15 sering mengalami kerusakan di DIODA H size.

ACER 14 sering mengalami keretakan solderan di trafonya, sehingga kelihatan mati.

2. Layar garis horisontal di tengah
• Terjadi keretakan di Vertikal
• IC Vertikal memang rusak.
• Vcc IC Vertikal tidak masuk (R fuse putus) atau out put power suply vertikal rusak.

3. Layar tidak bisa penuh padahal semua komponen normal
Yoke mengalami kerusakan, ganti

4. Layar menyempit dengan bentuk tidak simetris
Yoke Rusak, ganti tabung

5. Gambar tidak jernih atau ada warna yang mengganggu di layar ada warna pelangi 
Cek koneksi PTC degaussing, biasanya retak.

6. ACER 14 yang ganti FBT untuk resolusi 640×480 normal, tapi untuk 800×600 gelap
Naikkan tegangan B+ menjadi 110 Vdc

7. VISION 15 layar bawah menggulung ke atas
Solder ulang panel depan dan vertikal.

8. Brightness tidak stabil (kadang terang kadang gelap)
Cek sambungan IC video
Cek jalur G1.

9. Setelah ganti FBT, Horizontal menjadi cepat panas
Turunkan tegangan AFC dengan mengganti AFC FBT dengan lilitan 2-3 di FBT. Jika masih panas coba kurangi jumlah lilitan AFC tersebut.
AFC yang berlebihan menghasilkan tegangan B+ yang tinggi pula sehingga menyebabkan Horisontal menjadi cepat panas, dan input B+ II dari IC menjadi terprotek.
Input B+ II ini adalah dari IC yang menghasilkan Vcc 5 Vdc sebagai input ke FET ataupun Transistor B+ II.

10. Semua komponen normal tapi monitor tetap mati
Lepas jalur basis Tr Horisontal. Nyalakan monitor dan cek tegangan AC input trafo horisontal syncrone, jika tidak ada maka urut jalurnya ke belakang. Trafo ini mendapat Vcc 12 V dari power supply yang biasanya digabung dengan Vcc Vertikal. Coba cek tegangan 12 V ini. Jika ada tegangan, berarti terjadi kerusakan di IC Program yang berfungsi mentrigger Transistor Horisontal syncrone. Jika tegangan 12 V ini nggak ada maka jika di ukur jalurnya akan menghasilkan tegangan tinggi sekitar 90V dari jalur Colector transistor horisontal.

11. GTC FUTURA 14 MATI, horisontal dan FBT OK
Cek elco ukuran 1000 uF / 35 v di power supply bagian vertikal, jika panas pada waktu monitor dinyalakan, maka elco tersebut mengalami kerusakan, ganti. (tidak kelihatan rusak)
Elco yang rusak ini menyebabkan tegangan Vcc Vertikal dan Tr Hor Sync menjadi turun, tidak lagi 12 v tapi Cuma 9 v sehingga tidak bisa untuk menjalankan rangkaian vertikal dan hor sync. Cirinya jika G2 dinaikkan, maka layar akan garis horisontal putih di tengah layar.

12. AOCA 14 layar gelap
Cek tegangan heater ( 6v), jika betul berarti tabung lemah.

13.Tampilan gambar kelihatan luntur di layar monitor
Umur elco RGB sudah tua sehingga cairannya kering, elco yang dimaksud adalah elco dengan tegangan tinggi sekitar 100 – 160 v dengan ukuran farad kecil, sekitar 1 uF. Elco ini bisa yang sebelum IC Video, bisa juga yang berada di Tr Penguat Video. Coba ganti dengan yang baru. Coba cek pula elco G1, bisa jadi juga terjadi kerusakan di komponen ini.

Model B+ II
Ada yang menggunakan FET
Ada yang menggunakan Tr
Yang menggunakan Tr menggunakan metode sebagai berikut :
• Pada Frekuensi 640×480 : B+ menggunakan tegangan B+ normal dari PS
• Pada Frekuensi 800×600 : Selain B+ normal ada tambahan tegangan dari transistor yang dipicu oleh tegangan input basis 5 v yang merupakan hasil output dari IC program. Transistor ini menghasilkan tegangan tambahan sehingga tegangannya menjadi bercampur dengan tegangan B+ normal (dobel) dan menghasilkan tegangan B+ baru sekitar 110 V
• Pada Frekuensi 1024×768 : prinsip kerja sama dengan 800×600 hanya tegangan output IC yang merupakan input basis Tr naik sehingga menghasilkan tegangan campuran sekitar 125 V
• Jika resolusi 640×480 tegangan 5v output IC tidak akan muncul.

Jika ganti FBT dengan B+ II TR, maka out put TR B+ II ditambahkan rangkaian lilitan searah /berlawanan arah jarum jam dengan jumlah lilitan disesuaikan dengan tegangan normal B+ pada saat frek tinggi. Pin 1 mendapat dioda yang terhubung dengan Tr B+ II, dan pin 1 nya lagi mendapat jalur B+ normal. Ini dimaksudkan untuk mendapatkan tegangan yang diinginkan.


14. Samsung 14 sering mati PS(Power Supply) nya
Disebabkan oleh elco kecil yang ada di bagian power supply rusak sehingga kalo panas bisa nyala, ganti elco tersebut.

Jika G2 rusak (layar semakin terang, terangnya tisak stabil)
Lepas G2 asli FBT, ganti dengan rangkaian sbb:
Colector FBT di searahkan dengan dioda watt kecil / besar kemudian di turunkan tegangannya dengan R ukuran ohm besar antara 300 Kohm – 2 M ohm, kemudian outputnya dihubungkan dengan jalur G2 di RGB.
Kalo masih nggak bisa berarti Flyback harus dicangkok / dicascade / di double flybacknya.

B+ II tegangan tinggi ke rendah menggunakan FET IRF 9610.
FET ini menggunakan zener 9 V untuk Vcc nya. Tegangan input dari PS 125 V diturunkan menjadi 80 V.

15. Goldstar 14 mati PS
Cek Vcc Tr trigger untuk STR PS. Vcc ini didapat dari penurunan tegangan AC 220 dilewatkan dua R 22K ohm yang di seri, yang kemudian di umpankan ke basis Tr Trigger.

16. Samsung 15 jika ganti FBT kalau dimatikan layar nitik terang di tengah
Ada jalur FBT yang tidak terhubung yaitu jalur dari TR penguat RGB sekitar 200V yang aslinya mendapat tegangan dari FBT. Solusi buatkan tegangan yang sama.

17. SPC 14 garis horisontal di tengah
Cek tegangan Vcc Vertikal 21 V dari PS yang dilewatkan R fuse 1 ohm di pin 3 IC Vertikal TDA 1175. jika Vcc tersebut ada, berarti IC mengalami kerusakan, ganti.

18. AOC 14 layar bawah menggulung ke atas
Cek koneksi IC Vertikal, sering terjadi keretakan.

19. MONITOR COMPUTER TROUBLE
Monitor computer dengan model CRT sering kali mengalami permasalahan, itu bisa disebabkan adanya retak pada timah solder. Terkadang bila dipukul suka mau kembali monitor-nya, langkah ini akan menambah panjang kerusakan apabila terjadi tambahan retak timah solder pada bagian lain. Ada sedikit tips untuk kita jika mau memperbaiki kerusakan yang terjadi pada monitor computer. Apabila ada suara yang timbul dari dalam monitor computer-nya untuk ini tidak memungkinkan diadakan perbaikan karena yang rusak adalah playback-nya dan pengganti untuk ini tidaklah ada. Jika tetap mau mengganti playback tersebut dampaknya tidak akan kuat lama.

Hal-hal yang mungkin diadakan perbaikan apabila terjadi kerusakan pada bagian Vertikal atau Video RGB, seperti yang akan kita ulas kali ini. Kita ada servisan monitor computer LG flatron dengan gejala gambar berwarna ungu, kerusakan yang seperti ini bisa ditanggulangi dengan cara resolder ulang pada bagian Video RGB. Ada juga kerusakan ini disebabkan oleh chipset RGB akan tetapi hal itu jarang sekali terjadi.

Yang agak merepotkan untuk resolder rangkaian video RGB ini adalah adanya plat penutup pada bagian belakangnya, dan untuk ini kita mesti melepaskan beberapa titik solderan. Contoh bisa dilihat pada gambar berikut :
video-rgb-monitor-computer-300x225

Setelah kita lepaskan penutupnya akan tampak seperti ini :

video-rgb-monitor-computer-tampak-dalam-300x225

Untuk jenis penguat video RGB banyak modelnya dari transistor yang masih satu persatu sampai dengan model Ic. Dan kesemuanya mempunyai kelemahan yang sama yaitu rentan retak timah solder-nya. Jika telah terlepas penutupnya barulah bisa kita lihat letak timah yang mengalami keretakkan dan perbaikan tinggal kita solder ulang saja.

Kerusakan gambar buram juga suka terjadi pada monitor computer model CRT / Tabung, ini bisa disebabkan karena rusaknya soket CRT dan bisa juga karena kerusakan pada playback bagian fokus. Jika kita ganti soket dan tetap mendapatkan hasil gambar buram maka sudah jelas playback-nya yang rusak, untuk ini bisa dilakukan pencangkokkan playback dengan menambah playback baru .

Playback baru kita hubungkan kabel HV out-nya ketempat kabel HV out playback lama, dan selanjutnya kita tinggal pasangkan ground untuk kaki ABL untuk playback baru, kini kita lepaskan fokus serta screen dari playback lama dan kita gantikan dari fokus dan screen playback baru. Sekarang tinggal diatur level untuk fokus serta screen lewat playback baru bukan dari playback lama.


Itulah sekilas perbaikan untuk monitor computer model CRT, semoga bisa bermanfaat.





sumber:

1 comment:

  1. Tabung CRT SAMSUNG komputer saya gambar menyerupai bantal, apa yang rusak?

    ReplyDelete