Saturday, February 14, 2015

CCFL Backlight Inverter




materi training anggota P Hello Jogja 9 Juni 2013
Gejala kerusakan BL-inverter :
  • Ada suara –layar gelap (pesawat tidak menggunakan sirkit BL-error protek)
  • Layar nyala sebentar – terus pesawat mati sendiri (pesawat menggunakan sirkit BL-error protek)
  • Layar kedip-kedip
Contoh pin-out konektor BL-inverter kontrol :

1GndGround
2Vcc(input) Suply tegangan Vcc
3BL-on(input) Kontrol on-off BL-inverter 0v=off 3v=on
4ADim(input) Kontrol terang-gelap lampu BL 2 – 3v
5PWM Dim(input) Kontrol terang gelap lampu BL berupa pulsa PWM
6Err/SOS(output) Normal=0v . Jika ada tegangan maka pesawat akan mati protek

Catatan :
  • Supply tegangan Vcc untuk setiap pesawat belum tentu sama
  • Adim/PWM dim hanya salah satu yang digunakan
clip_image002

Blok BL-inverter terdiri dari :
  • IC Driver : sebagai pembangkit pulsa osilator untuk mendrive bagian FET output amplifiter.
  • FET output amplifer (half-bridge atau full bridge)
  • Tranfo HV, sebagai pembangkit tegangan tinggi (menggunakan tunggal atau beberapa tranfo)
  • Sirkit protektor

Sirkit protektor :
  • OVL = Over Voltage protektor - jika tegangan tinggi dari tranfo HV over, maka ic drive akan tidak bekerja
  • OLP = Open Lamp protektor – jika salah satu lampu tidak menyala maka Ic drive akan tidak bekerja
clip_image004
  • OVP ===> VS (voltage sensor)
  • FB ===> IS (current sensor)/feedback agar ccfl stabil
  • S3 ===> IS (current sensor)/open lamp

Beberapa penyebab  BL-inverter tidak kerja (lampu CCFL tidak nyala) :
  • Nyala lampu CCFL bisa diintip dari lubang yang ada dibelakang panel
  • Cek tegangan Vcc
  • Cek tegangan kontrol BL-on
  • Cek tegangan kontrol dimmer

Beberapa penyebab BL-inverter mati protek:
  • Salah satu lampu CCFL tidak nyala (lepas/rusak/los kontak)
  • Salah satu tranfo rusak (setengah short/setengah putus)
  • FET atau IC driver rusak
  • Keramik kapasitor tegangan tinggi rusak
  • Solderan los kontak

BL-inverter error kode :
  • Panasonic : kedip 1x
  • Sharp : kedip 1x

Catatan contoh beberapa pin-out ic driver yang penting diketahui :
FBFeedback mendapat input dari R-sense bagian output untuk mengkontrol agar arus CCFL stabil
ENA/STBInput kontrol on-off
COMPMendapat input dari bagian output tegangan tinggi sebagai kontrol protek over voltage
ISMendapat input dari kontrol Dimmer
VSMendapat input dari bagian output tegangan tinggi sebagai kontrol agar nyala CCFL stabil
TIMERDipasang kapasitor untuk menunda kerja protek pada saat BL-inverter dinyalakan pertama kali. Jika dipasang langsung ke groung maka sistim protek akan lumpuh
ERR/SOSJika protektor bekerja, maka pin ini akan mengeluarkan tegangan
  
clip_image006

Kerja DIMMER pada penyalaan CCFL.
clip_image010clip_image012
                         CCFL nyala redup                                                                                                CCFL nyala terang


clip_image014FET AMPLIFIER HALF BRIDGE

clip_image016
HALF BRIDGE FET AMPLIFIER (non isolated). Disini Vcc mendapat tegangan rendah (misal 24v)

clip_image018
FULL BRIDGE FET AMPLIFIER (isolated), disini VCC mendapat tegangan 385v, ic driver ada pd bag sekunder (COLD chasis)

clip_image020
FULL BRIDGE FET AMPLIFIER (isolater), disini FET mendapat tegangan 385v (HOT Chasis), ic driver juga ada pd bag primer (HOT chasis)


clip_image022
FET AMPLIFIER FULL BRIDGE (menggunakan 2 buah ic)















sumber:

No comments:

Post a Comment