Tuesday, January 6, 2015

Cara Kerja TV LCD


Blok Diagram

Gambar. Kedudukan modul televisi LCD
Blok diagram dari Televisi LCD dapat disederhanakan sesuai panel-panel blok yang ada pada Televisi tersebut, diantara adalah blok panel Tuner, Power Suplay, Mikro Komputer (Main Board) , Mixer, Inverter, dan Panel Kontrol. Input HDMI dan input USB terhubung ke panel Main Board sedangkan input yang lain seperti input AV, Component, RS 232C, RGB input dan Antena input terhubung ke blok Tuner. Untuk lebih jelas perhatikan penjelasan berikut:
Bagian dan Fungsi Rangkaian
Tuner

Gambar. Rangkaian tuner
Tuner, berfungsi menerima sinyal RF dari Antena serta mengolah sinyal RF menjadi sinyal video. Pada Blok ini sinyal input dari RGB, component serta RS 232C juga dapat dicampur untuk dapat ditampilkan
Power Supply

Gambar. Rangkaian power supply
Blok Power Supply berfungsi mensuplay tegangan kerja semua blok yang ada, Tuner, Main Board, Inverter, Mixer, dan Panel Control. Tegangan AC yang masuk lewat panel diubah menjadi tegangan DC dengan variasi tegangan sesuai kebutuhan blok mulai dari tegangan rendah sampai DC tegangan tinggi yang mengarah ke inverter. Tegangan Mixer dan Tuner didapat dari pembagian dari rangkaian(blok) Main Board. Trouble pada power suplay akan mengakibatkan televisi mati total.
Inverter
Inverter adalah blok rangkaian yang berfungsi sebagai penghasil tegangan tinggi yang berguna untuk memberikan tegangan pada lampu neon yang ada pada panel LCD. Tegangan DC 24 volt dinaikkan dan dirubah menjadi AC tegangan tinggi untuk dapat menghidupkan neon. Putusnya tegangan ke Neon akan mengakibatkan layar LCD menjadi gelap dan suara televisi tidak hilang, karena proses suara pada blok Tuner saja.
Mixer
Pengolahan gambar dalam proses scanning dilakukan oleh Mixer. Sinyal gambar yang berasal dari main board oleh mixer dilakukan proses scanning dalam dua bagian gambar kiri dan kanan, apabila salah satu kabel soket kita lepas gambar hanya muncul separuh dan separuh lagi raster putih. Kalau kabel output mixer dilepas keduanya, artinya sinyal video tidak ada maka pada layar Nampak raster putih semua.
Blok Main Board
Blok Mainboard terhubung ke blok Tuner, mixer, control panel dan loud speaker. Pada blok Mainboard ini juga sinyal audio juga diolah sampai menjadi audio yang dapat diumpankan ke Loud speaker, dengan artian power amplifier sudah langsung pada blok ini. Keluaran IF video dari tuner di olah menjadi sinyal video yang diumpankan ke blok Mixer untuk proses scanning. Mainboard juga menerima perintah-perintah pengaturan dari control panel dan melalui remote dalam pengaturan gambar, suara dan program input dan sebagainya. Kerusakan Mainboard berakibat pada gambar, suara dan program pengaturan input.
Control Panel
Control panel terdiri dari dua bagian, panel control untuk pengaturan manual dan panel sensor dari Remote. Panel control manual adalah merupakan kumpulan switch push button yang kita tekan saat mengatur Program ( menaikkan chanel satu tingkat atau menurunkan chanel satu tingkat ), mengatur Volume ( Up atau Down ), tombol mengatur menu, OK, serta tombol pemilih Input. Kerusakan panel manual masih bisa diantisipasi dengan menggunakan Remote.
Panel Remote berisi komponen sensor penerima remote yang akan mengumpankan perintah-perintah ke blok Mainboard untuk diproses. Kerusakan pada blok ini mengakibatkan Remote tidak berfungsi.
Perawatan TV LCD
Untuk perawatan TV LCD, berikut ini merupakan beberapa langkah-langkahnya :
  • Gunakan LCD Seperlunya, Jangan menggunakannya apabila anda tidak perlu-perlu amat dan jangan menggunakannya 24 jam nonstop harus ada waktu jedanya karena setiap barang elektronik ada masa hidupnya (Lifetime).
  • Gunakan type power listrik yang memiliki grounding, karena bisa meminimalisir kerusakan bila terjadi adanya sambaran petir. Pilihan ini merupakan opsional.
  • Lakukan pembersihan secara berkala, minimal 2 minggu 1 kali, agar LCD selalu dalam keadaan jernih dari debu dan kotoran lainnya. Ingat! untuk membersihkannya harus menggunakan kain yang sangat halus yang sudah diolesi cairan khusus pembersih LCD. Bila perlu anda bisa membeli peralatan khusus untuk membersihkan LCD.
  • Jangan melakukan kegiatan pembersihan dalam keadaan listrik masih mengalir, cabut semua kabel yang ada pada LCD untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Adanya air yang masuk kedalam rangkaian LCD akan dapat mengakibatkan kerusakan fatal.
  • Jauhkan LCD dari hal-hal yang mengandung air seperti air hujan, air minum dsb. Karena semua barang elektronik akan terjadi korsleting arus listrik apabila air masuk kedalam komponen elektronik.
  • Simpan LCD ditempat yang strategis dan aman dari jangkauan anak kecil, supaya menghindari LCD anda tidak tersenggol atau menjadi mainan anak kecil.
  • Cabut semua kabel yang berhubungan dengan Komputer (termasuk LCD) ketika terjadi hujan yang disertai petir, karena petir bisa menyambar melalui antena TV dan merambat melalui kabel listrik. Untuk melindungi layar/screen LCD bisa menggunakan Screen Protector yang fungsinya menghalangi debu masuk kedalam LCD.










sumber:

No comments:

Post a Comment